Senin, 23 Februari 2015

Desainer Interior Indonesia yang Merancang Ruang Pesta Oscar 2015


Jurnal company profile, Ternyata ada nama orang Indonesia di balik gemerlapnya ajang Oscar atau Academy Awards 2015. Adalah Irma Hardjakusumah, desainer interior Indonesia yang merancang ruang pesta Oscar 2015, yaitu Governors Ball, yang diselenggarakan pada Minggu (22/2) waktu setempat di California, AS, itu.

Untuk diketahui, Governors Ball kali ini mengangkat tema Hollywood tempo dulu, dari 1920-an hingga 1940-an. “Jadi, ruangannya itu ada kesan old Hollywood, old glamor,” ujar Irma saat diwawancara oleh VOA di Los Angeles, California.

Dalam merancang Governors Ball, bersama produsernya, Cheryl Cecchetto, Irma berkerja sama dengan perpustakaan Margaret Herrick di Beverly Hills, California. Bagi dunia film, perpustakaan ini tentu bukan hal yang asing, lantaran di dalamnya tersimpan sejarah panjang perkembangan dunia perfilman di Amerika Serikat.

Irma mengaku banyak terinspirasi dari perpustakaan tersebut.

“Mulai foto-foto di belakang layar, foto-foto publikasi atau istilahnya photo set, desainer kostum, pokoknya dunia perfilman dari, mungkin, awal abad ini,” ujar lulusan Jurusan Aristektur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia, yang meneruskan pendidikannya di University of California Los Angeles (UCLA) dan Art Center College of Design.

Ribuan foto yang menggambarkan perkembangan perfilman di AS dari perpustakaan tersebut menghiasi ruang yang digunakan untuk Governors Ball itu, Ray Dolby Ballroom, di Hollywood & Highland Center, Los Angeles, seusai tempat penyelenggaraan Oscar 2015, di Dolby Theatre, Hollywood.

Irma Hardjakusumah, Desainer Interior Indonesia yang Merancang Ruang Pesta Oscar 2015, mengaku bersyukur bisa terlibat dalam ajang bergengsi seperti Oscar. “Yang paling saya nikmati dari proyek-proyek ini adalah saya tetap diizinkan untuk mencoba banyak sekali bentukan ruang yang belum pernah saya coba dan lakukan sebelumnya,” kata perempuan 40 tahun yang sudah tinggal di AS selama 17 tahun ini.

Sumber: intisari-online

3 komentar: